jAKARTA,www.mediamitrapolisinews.com – Sabtu 1 juli 2026-
Pengendalian hama dan penyakit sejak awal masa tanam menjadi faktor penentu utama keberhasilan budidaya padi serta peningkatan produktivitas pertanian nasional. Melalui program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS), petani didorong menerapkan sistem pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan pangan.
Penerapan PM-AAS mengutamakan pemantauan rutin kondisi tanaman sejak fase pertumbuhan awal. Langkah ini memungkinkan deteksi dini serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Program ini juga memprioritaskan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) sebagai strategi utama. Pendekatan ini menggabungkan teknik budidaya yang baik, pemanfaatan musuh alami, penggunaan varietas unggul, serta pemakaian pestisida secara bijak agar keseimbangan ekosistem pertanian tetap terjaga.
Selain itu, teknologi pertanian modern menjadi bagian penting dalam implementasi PM-AAS. Berbagai inovasi mulai dari alat mesin pertanian, sistem pemantauan lahan, hingga teknologi digital diterapkan untuk meningkatkan efisiensi usaha tani serta mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.
Dengan penerapan yang konsisten, serangan hama dapat ditekan secara efektif, produktivitas dan kualitas panen meningkat, serta pendapatan petani menjadi lebih optimal. Upaya ini sekaligus menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui modernisasi sektor pertanian.
Melalui sinergi pemerintah, penyuluh, akademisi, dan petani, PM-AAS diharapkan menjadi motor penggerak transformasi pertanian Indonesia menuju sistem yang maju, tangguh, berdaya saing, serta mendukung terwujudnya cita-cita bangsa.
Sumber: Rilis PM-AAS
Keterangan Visual: Caption Video & Gambar hasil tangkapan layar dari Grup WhatsApp
Kontributor: Wanhendy
Editor: Redaksi
Email: mitrapolisinews@gmail.com

