KAB. BANDUNG | MPNews – Pimpinan Pondok Pesantren Al Hijaiyah Ustadz Dzikri Abdul Hadi menutup pesantren Kilat yang di mulai dari tanggal 30 Juni sampai dengan 7 Juli 2025.
Ustadz Dzikri Abdul Hadi Mengatakan dalam sambutannya, Pesantren kilat adalah program pendidikan intensif yang memberikan pembelajaran agama Islam secara mendalam dalam waktu singkat, biasanya selama beberapa hari atau minggu. Program ini sering diadakan selama liburan sekolah atau bulan Ramadhan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik agama peserta.
Kegiatan dalam Pesantren Kilat:
Pengajian dan Ceramah Agama: Pembelajaran tentang dasar-dasar agama Islam, seperti tata cara sholat, doa-doa sehari-hari, dan pengenalan Al-Qur’an.
Praktik Ibadah: Peserta diajarkan cara melaksanakan ibadah dengan benar, seperti sholat berjamaah, puasa, dan sedekah.
Lomba dan Kompetisi Agama : Lomba hafalan Al-Qur’an, adzan, dan lain-lain untuk meningkatkan keterampilan peserta.

Kegiatan Sosial :
Pengumpulan donasi, bakti sosial, dan kegiatan lain untuk mengajarkan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.
Ustadz Dzikri Abdul Hadi Pimpinan Pondok Pesantren Al Hijaiyah mengatakan. Manfaat Pesantren Kilat:
Meningkatkan pengetahuan dan praktik agama peserta
– Membentuk karakter dan akhlak yang baik
– Meningkatkan spiritualitas dan prestasi akademik.
Contoh Pelaksanaan Pesantren Kilat:
Di Indonesia, beberapa lembaga pendidikan dan organisasi menyelenggarakan pesantren kilat selama liburan sekolah.
Pemerintah daerah juga diharapkan memfasilitasi pembelajaran agama tambahan seperti tadarus Al-Qur’an dan pesantren kilat selama Libur Sekolah. Ungkap Ustadz Dzikri Abdul Hadi selalu Pimpinan Ponpes Al Hijaiyah Cijengkol Sadu Soreang.* Tim Liputan (Hida Linggaraja/Dani RS)

