KOTA CIMAHI Ι MPNews.com -Pemerintah Kota Cimahi mulai mematangkan rencana besar pembenahan wajah kota yang ditargetkan masuk dalam agenda pembangunan tahun 2027.
Penataan akan menyasar kawasan strategis mulai dari Gerbang Tol Baros hingga Pasar Atas.
Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan wajah Kota Cimahi yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik tersendiri. Pembenahan akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengungkapkan bahwa rencana perubahan wajah kota sebenarnya telah lama disiapkan. Namun, sejumlah kondisi dan keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah membuat program tersebut belum bisa direalisasikan pada 2026. Meski demikian, Pemkot Cimahi memastikan penataan tersebut harus mulai masuk dalam agenda pembangunan 2027.
“Seperti yang pernah kami sampaikan dari dulu bahwa wajah kota Cimahi bisa berubah, minimal dari Exit Tol Baros sampai dengan Pasar Atas. Namun karena situasi dan kondisi akhirnya tidak dapat terlaksana di 2026, di 2027 harus masuk,” tuturnya Senin, (2/11/26)
Menurut Adhitia, pembenahan wajah kota bukan sekadar mempercantik tampilan kawasan perkotaan. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Rencana penataan itu juga telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cimahi. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian di antaranya perbaikan jalan, penataan trotoar, hingga penambahan elemen dekorasi kota.
Adhitia menegaskan, pembangunan infrastruktur perkotaan harus menjadi prioritas karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kenapa infrastruktur kota harus menjadi prioritas? Infrastruktur kota itulah yang bisa menciptakan keadilan sosial. Itu yang terasa oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Ia mencontohkan keberhasilan pembangunan Bundaran Jati pada 2025 yang kini menjadi salah satu ikon baru Kota Cimahi.
Keberadaan bundaran tersebut tidak hanya membantu mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah terhadap estetika kawasan perkotaan. Bahkan, keberadaannya mendapat apresiasi dari masyarakat, termasuk warga dari luar Kota Cimahi.
“Bundaran Jati berhasil kita bangun di tahun 2025, itu sangat diapresiasi oleh warga, baik warga Kota Cimahi maupun warga luar Kota Cimahi,
Melalui rencana pembenahan pada 2027, Pemkot Cimahi berharap perubahan wajah kota dapat semakin terlihat, terutama pada jalur strategis yang menjadi salah satu pintu masuk dan kawasan aktivitas masyarakat.
Penataan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun Kota Cimahi yang lebih modern, nyaman, dan representatif, “pungkasnya.
(arm) *

