JAKARTA β MEDIAMITRAPOLISINEWS.COM β Minggu, 25 Oktober 2026 – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa pelaksanaan otonomi daerah tidak cukup hanya dengan pembagian kewenangan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Desentralisasi harus diiringi upaya sistematis untuk melahirkan pemimpin yang mampu menjalankan kewenangan tersebut secara efektif dan bertanggung jawab.
Pernyataan itu disampaikan saat acara Peluncuran dan Diskusi Buku Keruntuhan Demokrasi Konstitusional di Indonesia di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Dinamika Kepemimpinan Politik
Dalam paparannya, Bima mengulas pemikirannya mengenai dinamika kepemimpinan politik di Indonesia yang dipengaruhi oleh pengalaman akademiknya di Monash University, Australia. Ia meneliti pemikiran tokoh akademisi Herb Feith yang menjadi rujukan penting dalam kajian politik Indonesia.
Dari penelitian tersebut, Bima melihat adanya perubahan karakter kepemimpinan di tubuh partai politik β dari tokoh yang mengandalkan kemampuan mobilisasi massa, bergerak menuju figur yang juga memiliki kemampuan administratif dan manajerial yang andal.
“Seorang tokoh yang awalnya mengandalkan kemampuan mobilisasi massa dapat mengembangkan kapasitas administratif, begitu pula sebaliknya. Keduanya bisa ada irisannya.”
β Wamendagri Bima Arya Sugiarto
Kapasitas Kepemimpinan Kunci Efektivitas Otonomi Daerah
Bima menekankan, pembahasan kepemimpinan tidak boleh berhenti di tingkat nasional. Di era otonomi daerah, kapasitas kepala daerah dan jajaran birokrasi menjadi penentu utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan di wilayah. Tanpa penguatan kapasitas tersebut, kewenangan besar yang dimiliki daerah tidak akan bermakna maksimal bagi masyarakat.
Penguatan kapasitas kepemimpinan, kata dia, tidak cukup hanya melalui pelatihan teknis. Harus dilakukan secara menyeluruh β mulai dari proses kaderisasi pemimpin politik hingga peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan.
Sumber: Puspen Kemendagri
Editor: Wanhendy
MEDIAMITRAPOLISINEWS.COM
Moto: Aspiratif, Edukatif, Konstruktif
