Dr. Akhiri Hailuki : Target Pembangunan Terminal Soreang 2026 Sudah Selesai
MPNews | KAB. BANDUNG – Lahan terminal Soreang dengan luas sekitar 2000 meter tampak tidak terurus malah terlihat dipenuhi tanaman liar, seperti ilalang.
Hal tersebut juga sesuai apa yang di dengar oleh wakil ketua DPRD Kab. Bandung. Dr. Akhiri Hailuki , aspirasi langsung dari para pengemudi angkot dan petugas dishub yang mengharapkan penataan ulang serta peningkatan kenyamanan fasilitas terminal Soreang.
Lahan tersebut merupakan bekas pasar soreang , namun saat revitalisasi dilakukan pasar mundur ke belakang.
Kata wakil ketua DPRD Kab. Bandung, Dr. Akhiri Hailuki, saat memberikan keterangan terkait rencana pembangunan terminal. Soreang, di gedung DPRD Kab. Bandung, Rabu (7/5/2025)
Dikatakannya untuk penataan Terminal Soreang sebenarnya tidak terlalu susah, tinggal meratakannya saja, kemudian dihotmix. Posisi terminal Ini ada di depan pasar soreang.
Diungkapkan, Hailuki bahwa Dampak dari penataannya yang tertunda, Soreang jadi terlihat semrawut dan terminal bayangan menjamur hampir di setiap jalur angkutan kota. Semua itu terjadi karena terminal Soreang terlihat kecil sehingga para sopir angkot enggan masuk terminal. Apalagi ditambah akses jalannya kurang refsentatif.
Imbasnya, Lanjut Hailuki, angkot Soreang -Leuwi Panjang ngetemnya di depan toko Dunking Donat, angkot Soreang – Banjaran ngetemnya di Pertigaan dekat Toserba Samudra. Bahkan Soreang – Ciwidey ngetem di depan Alun – alun, jadi tidak jelas tempatnya,” imbuhnya.
Legislator dari fraksi Demokrat ini menegaskan, Terminal Soreang adalah etalase utama Kabupaten Bandung. Harusnya bisa tampil rapi, cantik, dan estetik.
Dengan kondisi terminal seperti Itu, selain memberi rasa nyaman pada penumpang, sarana transportasi publik yang layak serta daya tarik kawasan Soreang secara keseluruhan.
Lebih lanjut Hailuki menjelaskan, penataan terminal bersamaan dengan revitalisasi Pasar Soreang, sekitar tahun 2020- an. Karena pandemi Covid 19 rencana penataan tersebut tertunda sampai saat ini.
Ketika ditanya apa yang menjadi kendalanya sehingga terminal Soreang mangkrak?
Hailuki menanggapinya bisa saja dari segi anggaran yang kemungkinan jadi kendalanya, namun hal tersebut bisa dibicarakan. Yang jelas, DPRD akan mendorong agar penataan Terminal Soreang cepat beres.
”Kita mentargetkan tahun 2026 harus sudah selesai. Karena tidak susah, lahannya sudah ada tinggal membenahi,” tuturnya.
Dirinya berharap,sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, percepatan pembenahan Terminal Soreang dapat segera terealisasi. **(DA)
