KAB. BANDUNG | MPNews – Program hemat energi ‘Clean Energy Day’ dari pemerintah dan arahan PLN Pusat Setiap hari Jumat seluruh kantor PLN bebas dari kendaraan berbasis fosil atau Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk di Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Rancaekek.

Dikatakan Manager ULP PLN Rancaekek, Setiaji Basarah, hal ini untuk mendukung hemat bahan bakar. Sehingga semua kantor PLN setiap hari Jumat bebas kendaraan Berbasis BBM kecuar mobil atau motor listrik.
“Coba lihat di pelataran parkir kantor, ‘clean’ tidak ada kendaraan yang berbahan bakar minyak milik staf, karyawan PLN, kecuali kendaraan pelayanan operasional, kalau itu kan untuk pelayanan publik, dan kendaraan konsumen,” kata Setiaji di kantor ULP PLN Rancaekek, Jumat (24/4).
Bagi Setiaji kebijakan tersebut membuat dirinya sehat, karena memang saya ke kantor jalan kaki sekalian olah raga.
Hasil manfaat dari clean energy day terhadap lingkungan diantara nya;
1. 30.300 Liter BBM dihemat.
2. 69.699 KgCo²e emisi karbon yang berhasil dicegah.
3. Rp 372.691.618 nilai penghematan yang didapat dalam pelaksanaan clean energy day.
4. Rata² per pegawai berkontribusi sebesar 2,89 KgCo²e / pegawai yang diberikan dalam sumbangsih mencegah emisi karbon.
Dalam kesempatan itu juga Setiaji menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar peduli bahasa listrik, seperti tidak bermain layang-layang dekat jaringan dan menggunakan benang kawat, tidak membangun atau memperbaiki bangunan dekat jaringan listrik dengan jarak aman minimal 3 meter, hati-hati saat menggali tanah agar tidak mengenai kabel listrik dalam tanah, jauhkan antena TV atau parabola, serta papan reklame dari jaringan listrik, tidak memarkir truk dekat jaringan listrik, dan tidak membakar sampah di bawah jaringan listrik.
Menurut Setiaji, pastikan jarak aman layang-layang, alat berat, satu atap rumah dengan jaringan listrik minimal 3 meter. Setiaji juga mengedukasi masyarakat agar mengetahui bagaiman keamanan listrik saat musim hujan. Seperti untuk mengantisipasi bahaya listrik saat banjir yang harus dilakukan oleh masyarakat yakni mematikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, memindahkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi, memastikan peralatan elektronik dalam rumah kering.***

