KOTA CIMAHI Ι MPNews- Suasana berbeda di Ramadan 1447 Hijriyah Kota Cimahi terasa ketika puluhan pecinta Vespa klasik turun ke jalan dalam kegiatan bertajuk NgabubuRide, yang digagas komunitas Vesva Antique Club (VAC) Cimahi ini digelar pada Ramadan 1447 Hijriyah/2026 dengan menggabungkan hobi otomotif, kebersamaan, dan aksi sosial berbagi kebahagiaan bersama anak yatim.
Dengan mengusung tema ‘Indahnya Ramadan’, kegiatan tersebut diawali dengan rolling city atau konvoi santai menggunakan motor Vespa klasik. Para peserta memulai perjalanan dari Pendopo DPRD Kota Cimahi sebelum menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi dan berakhir di kawasan Pemerintah Kota Cimahi pada hari,Minggu, (8/3/2026)
Puluhan anggota komunitas Vespa terlihat antusias mengikuti konvoi tersebut. Selain berkendara, mereka juga menjadikan momen ngabuburit sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan suci Ramadan.

“Dalam kesempatanya Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira sangat mengapresiasi kegiatan ngabuburit dan rolling bersama komunitas pecinta Vespa yang digelar di lingkungan Pemkot Cimahi.
Adhitia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh komunitas Vespa yang hadir, termasuk pengurus dan anggota komunitas serta unsur yang mewakili kepolisian. Ia juga mengapresiasi para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari rolling city hingga berbagi kebahagiaan bersama anak-anak saat ngabuburit.
“Sejak sebelum menjadi wakil wali kota, saya sudah ikut acara ngabuburit seperti ini. Tahun lalu juga diselenggarakan di Gedung B. Saya datang ke sini naik Vespa Sprint saya sendiri,” tuturnya.
Menurutnya, Vespa bukan sekadar kendaraan klasik, tetapi telah menjadi simbol persaudaraan lintas generasi. Dari kalangan orang tua hingga anak muda dapat berkumpul karena memiliki kecintaan yang sama terhadap motor legendaris tersebut.
“Saya lahir tahun 1990, sementara orang tua kita ada yang lahir tahun 1960-an. Tapi semua bisa kumpul karena Vespa. Itulah uniknya Vespa, menyatukan berbagai generasi,” katanya.
Lebih lanjut Adhitua juga mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan komunitas Vespa melalui kegiatan sosial, termasuk membonceng anak-anak saat kegiatan ngabuburit dan memberikan santunan kepada mereka.
Adhitia berharap kegiatan komunitas seperti ini dapat terus dilaksanakan karena mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam meningkatkan indeks kebahagiaan warga Kota Cimahi,”terangnya.
Dengan mendorong komunitas-komunitas di Cimahi untuk terus berkolaborasi menghadirkan kegiatan positif, termasuk mengenalkan situs sejarah serta potensi wisata yang ada di Kota Cimahi melalui aktivitas komunitas.
Kebahagiaan warga itu penting. Kegiatan seperti ini sederhana, tapi dampaknya besar. Anak-anak senang, masyarakat juga merasakan kebersamaan, sehingga kegiatan yang memadukan hobi otomotif dengan aksi sosial seperti ini merupakan hal yang positif, terlebih saat bulan suci Ramadan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Siapa yang tidak mengenal Vespa? Motor legendaris yang dicintai berbagai generasi. Kebetulan saya juga penggemar motor Vespa dan sekarang sudah resmi bergabung menjadi anggota sekaligus pembina Vespa Antique Club Cimahi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ngabuburide tersebut bukan sekadar konvoi kendaraan, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
Selain menerima santunan, anak-anak juga diajak berkeliling kota menggunakan Vespa sehingga merasakan pengalaman yang berbeda.
“Ini gerakan amal yang unik dan menarik, anak-anak tidak hanya menerima santunan, tetapi juga diajak berkeliling kota naik Vespa. Ini menjadi simbol silaturahmi lintas generasi, karena Vespa memang motor klasik yang dicintai banyak kalangan,” tuturnya.
Ia berharap kedepannya, komunitas Vespa di Cimahi dapat mengembangkan kegiatan serupa dengan konsep yang lebih luas, misalnya dengan touring ke berbagai situs sejarah dan destinasi wisata di Kota Cimahi
NgabubuRide sendiri bertujuan menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan komunitas sekaligus menghadirkan aktivitas positif menjelang waktu berbuka puasa.
berharap Ramadan tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan sosial, menebar kebaikan, serta menjaga kekompakan antaranggota komunitas otomotif di Kota Cimahi.
Ke depan saya berharap kita bisa membuat kegiatan berkeliling kota sambil mengunjungi titik-titik bersejarah dan destinasi wisata di Cimahi. Selain mempererat kebersamaan, ini juga bisa membantu mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Cimahi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Vesva Antique Club Cimahi (VAC), Opick, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut
digelar sebagai bentuk kebersamaan sekaligus kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, kegiatan ngabuburide dan santunan anak yatim ini sudah menjadi tradisi komunitas VAC setiap Ramadan.
“Alhamdulillah tahun ini sudah volume ke-15. Kami tidak hanya mengadakan buka bersama, tapi juga mengajak anak-anak yatim bermain dan merasakan kebahagiaan bersama,” ujar Opick.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cimahi serta para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“ Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Ramayana yang membantu menyediakan fasilitas tempat kegiatan,” jelasnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk yayasan yang selama ini menjadi mitra dalam kegiatan sosial bersama anak-anak yatim.
Menurutnya, kegiatan tersebut terinspirasi dari ajaran Rasulullah SAW tentang keutamaan memberi makan kepada orang yang berpuasa. Dalam hadis disebutkan bahwa siapa saja yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang menjalankan puasa tersebut.
Ia juga mengenang sosok almarhum Mulyana yang menjadi salah satu penggagas awal kegiatan ngabuburit komunitas Vespa di Cimahi.
“Gagasan tersebut kemudian terus dilanjutkan hingga kini oleh para anggota komunitas,” pungkasnya. (arm)*

