KAB. GARUT | MPNews – Negara kembali menunjukkan kehadirannya secara nyata, konkret, dan bisa difoto. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Drs. H. Aji Sukarmaji, M.Si., turun langsung meninjau penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (BLT DBHCT) di Kantor Pos Kecamatan Kadungora, Rabu (17/12/2025).
Di hatii kedua penyaluran, ratusan Penerima Manfaat (KPM) mengantri dikantor pos. untuk mengambil haknya menjadi bukti bahwa bantuan keterima langsung apalagi di tengah kondisi ekonomi yangbdi butuhkan bagi yang mendapatkan panggilan untuk mengambil ke kantor pos dengan gembiranya masyarakat menerima bantuan tersebut.
931 KPM di kecamatan kadungora penerima manpaat dari masing masing desa juga di dampingi Babinsa tiap desa sehinhga masyarakat tertib nyaman berantrian dengan baik sehingga penyaluran nyaman
Ari ardiansyah ketua Apti kadungora menyampaikan program tersebut kedepanya para buruh tani tembakau mendapatkan semuany.
Aji Sukarmaji menjelaskan, mekanisme penyaluran BLT DBHCT tahun 2025 mengalami sedikit pembaruan dibanding tahun sebelumnya. Jika dulu cukup membawa KTP, tahun iini harus membawa ktp,kk,dan langsung di poto, lalu difoto bersama uang tunai.
“Sekarang penerima harus membawa KTP asli, difoto bersama uangnya. Ini bagian dari mekanisme penyaluran tahun 2025,” ujar Aji, serius tapi penuh makna, di halaman Kantor Pos Kadungora
saat di wawancara warga merasa gembira menerima bantuan yang telah keterima langsung dirinya mengucapkan sangat berterimakasih kepada pengurus tentunya di yang tekah mengusulkan bantuan untuk para buruh petani tembakau yang telah memperhatikan kami warga juga pulang membawa kenangan bahwa mereka benar-benar pernah menerima BLT dari negara.
Menurut Aji, BLT DBHCT merupakan program bantuan yang digulirkan menjelang akhir tahun, bersumber dari pemerintah pusat dan disalurkan melalui APBD Kabupaten Garut. Sasaran bantuan untuk buruh tani tembakau, buruh tani cengkeh, serta buruh pabrik rokok.
“Ini bantuan dari pemerintah pusat yang wajib kami salurkan kepada buruh tani tembakau, buruh tani cengkeh, dan buruh pabrik rokok. Tugas kami memastikan bantuan tepat sasaran kepada yang berhak.*Ucu

