GARUT | MPNews – Untuk meningkatkan kesejahteraan di bidang pertanian ketua Gapoktan Didi terus meningkatkan pengolahan tanan agar hasil taninya jauh lebih baik.
Didi Suryadi selain petani jagung juga petani padi seluas 25 Ha, petani di Mekarbakti berhasil meningkatkan produktivitas padi dengan menerapkan tanam budaya petani di kampung. Metode ini membuat panen menjadi lebih baik seratus sepuluh hari dan hasil yang didapat dari 1 hektar mencapai 7 ton.
Hasil Panen padi di akhir tahun 2024 Gapoktan yang membawahi 185 anggota yang tergabung di gapoktan Mukti Tani yang mempunyai lahan seluas 25 Ha. Panen padi saat ini meningkat dari 1 hektar mencapai 7 ton padi basah itulah hasil pengolahan tanah yang di kelola gapoktan.
Didi Suryadi petani asal Logawir usia 67 tahun dirinya tidak merasa lelah dalam melakukan pengolahan tanah agar hasilnya semakin meningkat salah satunya pengolahan sawah dari mulai pembajakan, sampai tanam padi dalam pemeliharaanya tidak asal-asalan sehingga hasilnya pantastis.
Saat di temui di rumahnya didi suryadi menyampaikan panen padi 2024 merasakan hasilnya pruduksinya luar biasa karna hasil pengolahan tanah dengan baik hasilnyapun semakin meningkat.*ucu
