KAB. BANDUNG | MPNews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah menunjukkan dampak positif yang signifikan, khususnya di kalangan siswa sekolah dasar. Di SDN Gamlok, Desa Sukamanah, Pangalengan, kegembiraan anak-anak menyambut kedatangan mobil pengantar makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anugrah Pangan Lestari menjadi bukti nyata keberhasilan program ini.
Sejak pagi, para siswa dengan penuh semangat menantikan kedatangan makanan bergizi. Begitu mobil pengantar tiba, sorak sorai “MBG datang!” menggema di halaman sekolah. Mereka pun berbaris rapi, menunjukkan kedisiplinan dan kebahagiaan dalam menerima paket makanan bergizi.
Menu yang disajikan terdiri dari nasi, lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan segar. Para siswa menikmati hidangan bersama di kelas dengan tertib, diawali dengan doa dan obrolan ceria.
“Alhamdulillah, Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Dapur Sukamanah 2 terus beroperasi, tidak hanya untuk unit pendidikan di bawah naungan yayasan, tetapi juga dikirim ke sekolah-sekolah sekitar yang belum mendapatkan MBG,” ujar perwakilan sekolah, menyoroti luasnya jangkauan program.
Program MBG ini menjangkau sekolah-sekolah di daerah terpencil dengan medan yang menantang. Meskipun demikian, semangat para petugas distribusi tidak pernah padam.
“Saya mengirimkan ke daerah atas Desa Sukamanah yang berbatu, bahkan sulit diakses kendaraan. Tapi setiap kali kami datang, wajah bahagia para murid menghilangkan rasa lelah saya,” ungkap salah satu petugas distribusi MBG dengan terharu. Ia menambahkan bahwa para guru dan murid dengan sukarela membantu menurunkan makanan dari mobil.
Program ini tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga berdampak positif pada proses belajar. Guru-guru setempat melaporkan bahwa siswa menjadi lebih fokus dan bersemangat mengikuti pelajaran setelah kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi.
Menurut pihak sekolah, MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki nilai religi dan sosial, terutama menjelang Ramadhan. Banyak siswa yang sebelumnya jarang mengonsumsi daging ayam, susu, maupun buah, kini dapat menikmati makanan bergizi secara rutin.
Suasana makan siang MBG di SDN Gamlok Sukamanah terasa hangat dan penuh kebersamaan. Para siswa menikmati hidangan dengan tertib didampingi guru, menciptakan momen sederhana yang sarat makna.
Selain mempererat interaksi sosial, kegiatan makan bersama ini juga meringankan beban ekonomi orang tua dan memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang. Meskipun masih terus disempurnakan, manfaat program ini sudah dirasakan luas: anak-anak bahagia, orang tua terbantu, dan sekolah menjadi lebih hidup.
SPPG Yayasan Anugrah Pangan Lestari Dapur Sukamanah 2: Hadir untuk Perkuat Layanan Gizi di Pangalengan
Ibu Siti Julaeha, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Gamlok yang baru, mengungkapkan bahwa Program MBG sangat membantu siswa-siswinya. Yayasan Anugrah Pangan Lestari Dapur MBG Sukamanah 2 hadir di Pangalengan untuk memperkuat layanan pemenuhan gizi melalui SPPG.
SPPG ini berlokasi strategis di Jl. Pangalengan – Pintu Desa Sukamanah, dan beroperasi di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional dengan dukungan armada distribusi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan gizi yang terstandar, khususnya bagi kelompok rentan dan peserta didik di sekitar Kecamatan Pangalengan.
Program ini menegaskan komitmen kolaborasi antara lembaga pemerintah dan yayasan dalam memperluas jangkauan pelayanan gizi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung. Antusiasme siswa SDN Gamlok menjadi bukti nyata bahwa upaya ini membuahkan hasil positif.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus berlanjut sebagai ikhtiar bersama menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan berakhlak mulia, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.”
Liputan khusus Mpnews
Sumber: Siti Julaeha, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Gamlok Sukamanah
Ditulis oleh: Wanhendy
www.mitrapolisinews.com




