KAB. GARUT | MPNews – Keberhasilan panen padi di Gapoktan Jati Laksana menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan peningkatan luas panen serta produksi dibanding sebelumnya. Angka peningkatan keberhasilan ini didukung upaya pemerintah dalam pengembangan pertanian, dan penerapan teknologi budidaya yang baik, masih perlu ditingkatkan.
Seperti halnya Gapoktan Jati Laksana dalam pengolahan lahan maupun dengan cara tanam varietas infari 32 dan Sarinah dengan cara tanam dua rumpun dalam jangka waktu 60 hari dari satu rumpun bisa mencapai 35 numpun sejak usia semei 18 hari 60 hari setelah dari pertama tanam dengan ketinggian 90 cm dengan cara tanam mengunakan Jarwo jajar legowo 2 jarak tanam 15 ke 30 cm legowo 60 cm itulah cara penanaman yang saat ini dilakukan Gapoktan Jati Laksana Cikembulan kecamatan Kadungora Kab. Garut.
Asep Aminudin, anggota poktan jati laksana menyampaikan sat ini lagi sulit pekerja tandur kami sangat mengharapkan bantuan mesin tanam kepada pemerintah terkait karna untuk mempercepat penanaman
Saat ditemui Enjang Komarudin ketua Gapoktan di desa Cikembulan menyampaikan, selalu terus berupaya dalam meningkatkan pengolahan pertanian di bidang budidaya padi dari satu hektar panen mencapai 7,140 ton. Selain itu juga saat ini sedang mengadakan penangkaran bibit benih padi jenis varietas Inpari dan sarinah.
Ketua Gapoktan mengharapkan bantuan dari pemerintah berupa alat mesin tanam padi untuk mempercepat peroses penanaman selain itu saat ini susahnya mencari pekerja tanam mudah mudahan harapan kami beserta anggotanya terlaksana apa yang di harapkan para anggota tani Jati Laksana Cikembulan.* Ucu Wardani


