KAB. BANDUNG | MPNews – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa melaksanakan langkah strategis dalam pencegahan korupsi. Ia menyebutkan strategi pencegahan korupsi berawal dari keluarga.
Hal ini dikatakan Tarya Witarsa pada kegiatan Metode Rencana Aksi sebagai langkah strategi pemberantasan korupsi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Gedung Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung, Jalan Raya Laswi Kecamatan Ciparay, Jumat (22/8/2025).
Sosialisasi pencegahan korupsi itu dihadiri sejumlah tokoh maupun masyarakat yang berasal dari dapil 6 Kabupaten Bandung. Dapil 5 itu meliputi Kecamatan Ciparay, Baleendah, Pacet dan Kertasari.
“Kegiatan ini menjadi momen penting bagi sejumlah pihak. Untuk itu, sosialisasi pencegahan korupsi berawal dari keluarga,” kata Tarya Witarsa, Legislator PKB dari dapil 6 Kabupaten Bandung ini.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bandung ini menegaskan bahwa pencegahan korupsi memang dapat dimulai dari keluarga dengan membangun nilai-nilai integritas, etika, dan tanggung jawab sejak dini.
Dijelaskan, beberapa cara keluarga dapat berperan dalam pencegahan korupsi. Mulai dari membangun nilai-nilai integritas.
Keluarga dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas kepada anak-anak mereka.
Mengajarkan etika dan moral. Keluarga dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya etika dan moral dalam setiap aspek kehidupan.
Mengembangkan kesadaran akan konsekuensi. Keluarga dapat membantu anak-anak memahami konsekuensi dari tindakan korupsi dan bagaimana hal itu dapat merugikan masyarakat.
Mendorong partisipasi aktif. Keluarga dapat mendorong anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang pro-sosial dan membangun kesadaran akan kepentingan publik.
Menjadi contoh yang baik. Orang tua dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anak dengan menunjukkan perilaku yang jujur dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan membangun fondasi yang kuat dalam keluarga, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang berintegritas dan memiliki kesadaran akan pentingnya mencegah korupsi,” katanya.** (DA)