KAB. BANDUNG | MPNews – Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PKB H. Tarya Witarsa hadir di tengah-tengah pelajar Nahdlatul Ulama pada kegiatan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) ke-V yang dikemas IPNU IPPNU Kecamatan Ciparay di Ponpes Abdussalam Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Sabtu (26/7/2025).
IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) adalah organisasi pelajar dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).
Pada kesempatan itu, Tarya Witarsa sosok Legislator PKB ini turut menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan kepada para pelajar tersebut.
Materi yang disampaikan itu erat kaitannya dengan “Membentuk karakter pelajar NU yang kreatif dan inovatif serta mempunyai prinsip guna menghadapi tantangan zaman”.
Tarya Witarsa mengungkapkan tentang arti kata Wawasan Bebangsaan. Wawasan berasal dari kata dalam bahasa Jawa ‘wawas’ yang artinya kurang lebih melihat atau mengamati secara inderawi.
“Dari kegiatan mengamati atau melihat itulah, kemudian seseorang mendapatkan wawasan atau pengetahuan atau pemahaman, tentang sesuatu yang sedang diamati,” katanya.
Arti kata “Kebangsaan” terbentuk dari kata “bangsa” yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, diartikan sebagai “kesatuan orang-orang yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri.”
Sedangkan kebangsaan diartikan sebagai “ciri-ciri yang menandai golongan bangsa.” Jadi Wawasan Kebangsaan adalah pengetahuan tentang dirinya dan lingkungannya.

Dijelaskan, Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dijelaskan, pokok pikiran dari materi Wawasan Kebangsaan adalah bangsa itu sendiri, yakni tanah air, negara, bangsa Indonesia.
Ia menjelaskan 4 pilar bangsa sebagai substansi tujuan berdirinya negara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Tujuan bela negara sebagai wujud pengawalan pencapaian tujuan bangsa, pertama cinta tanah air, kedua kesadaran berbangsa dan bernegara, tiga pengamalan nilai-nilai Pancasila, keempat rela berkorban untuk bangsa dan negara, lima memiliki kemampuan awal bela negara.
Tarya Witarsa mendorong para pelajar untuk rajin dan bersemangat dalam menuntut ilmu patuh dan hormat kepada orang tua dan guru aktif. Berorganisasi saling menghargai antar sesama. Tolong menolong dalam kebaikan. Berakhlak mulia, sopan berprilaku, santun bertutur kata, rajin dalam ibadah solat, tadarus, dan infaq.
Tantangan bela negara bagi generasi muda, mengantisipasi hoax, konten negatif di media Facebook, Instagram, tiktok, dan lain-lain.
Menerapkan budaya luhur bangsa, yaitu etika, moral, kesopanan, rasa malu, bullying dan lain-lain. Selain itu menghindari pergaulan bebas mulai dari narkotika, pergaulan lawan jenis, geng, perkumpulan anarkis dan lain-lain.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bandung ini berharap bahwa para kader IPNU/IPPNU memiliki wawasan kebangsaan. Ia mengatakan wujud dari wawasan kebangsaan adalah bela negara yang tercermin dengan cinta tanah air, sadar akan negara dan bangsanya, mengamalkan Pancasila, rela berkorban untuk bangsa dan negara, memiliki kemampuan awal untuk bela negara.
“Menjadi kader IPNU dan IPPNU yang taat pada Agama (Alloh SWT dan Rosul-Nya) beraqidah ahlusunnah waljamaah, adalah bentuk paling konkrit dari wawasan kebangsaan sebagai upaya bela negara dalam bingkai Islam,” harapnya.**(DA)