KAB. BANDUNG | MPNews – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai lokomotif penggerak pembangunan di Desa Pasirhuni, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Momentum bersejarah ini diabadikan dalam acara Evaluasi & Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pasirhuni, Agus Suparman.
KKN UNISA 2025: Lebih dari Sekadar Program, Sebuah Gerakan Transformasi!
Dengan mengusung tema “Desa Sehat dan Ekonomi Kreatif,” KKN UNISA Bandung 2025 telah menjadi mesin penggerak perubahan positif di Desa Pasirhuni. Sebanyak 19 mahasiswa pilihan dari berbagai program studi telah mendedikasikan diri selama tiga minggu penuh, mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Fokus utama mereka adalah pengelolaan sampah, promosi kesehatan, pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, literasi TIK, dan pengembangan pariwisata yang berdaya saing.
Suara dari Garda Depan: Apresiasi Tulus dari Kepala Desa Pasirhuni
Dalam pidatonya yang penuh inspirasi, Agus Suparman, Kepala Desa Pasirhuni, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kontribusi nyata dari mahasiswa KKN UNISA Bandung. “Kehadiran para mahasiswa telah membawa energi baru bagi Desa Pasirhuni. Ide-ide inovatif dan semangat pengabdian mereka telah menginspirasi kami untuk terus berkreasi dan membangun desa yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya dengan nada penuh semangat.
Kolaborasi Tanpa Batas: Dukungan Penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan
Hendra Gunawan, salah satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), turut menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Desa Pasirhuni atas dukungan tanpa henti yang diberikan kepada 19 mahasiswa KKN di Desa Pasirhuni. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Agus Suparman atas keramahan dan bimbingannya selama ini. Tanpa dukungan beliau, program KKN ini tidak akan mencapai hasil yang optimal,” ujarnya. Yudi Panja, Dosen Pembimbing Lapangan lainnya, menambahkan bahwa kolaborasi yang erat antara universitas dan pemerintah desa adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Visi Jangka Panjang UNISA: Membangun Ekosistem Pembangunan Desa yang Mandiri
Aef Herosandiana, M.Kom., Kepala LPPM UNISA Bandung, menjelaskan bahwa KKN adalah bagian integral dari visi jangka panjang UNISA untuk membangun ekosistem pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan. “Kami tidak hanya ingin mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari di kampus, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan masyarakat,” tegasnya.
Momentum Bersejarah: Pembukaan yang Memancarkan Semangat Kolaborasi
Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed., Wakil Rektor I UNISA Bandung, secara resmi membuka kegiatan KKN pada tanggal 4 Agustus 2025 di Aula Kecamatan Cimaung. Acara tersebut menjadi tonggak sejarah yang menandai komitmen UNISA Bandung untuk terus mendukung pembangunan Desa Pasirhuni dan wilayah sekitarnya.
Program Unggulan: Transformasi Desa dalam Genggaman Mahasiswa Berprestasi
Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, termasuk S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Pariwisata, S1 Desain Komunikasi Visual, dan S1 Perdagangan Internasional, telah berkolaborasi untuk menjalankan program-program unggulan, antara lain:
1. Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat: Mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang efisien, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
2. Promosi Kesehatan Holistik dengan Pendekatan Keluarga: Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif melalui pendekatan yang komprehensif dan menyasar seluruh anggota keluarga.
3. Pengembangan UMKM Inovatif Berbasis Potensi Lokal: Memberdayakan ekonomi lokal melalui inovasi produk, pemasaran digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan akses permodalan.
Selain itu, mahasiswa juga berpartisipasi dalam program pilihan seperti literasi TIK, mitigasi bencana, branding desa, perdagangan digital, dan promosi pariwisata yang berkelanjutan.
Simbolisasi Kolaborasi: Penyerahan Tongkat Estafet Pembangunan
Sebagai puncak acara, dilakukan penyerahan simbolis dari Dosen Pembimbing Lapangan kepada Agus Suparman, Kepala Desa Pasirhuni. Momen ini menjadi simbol dari keberhasilan kolaborasi yang telah terjalin antara UNISA Bandung dan Desa Pasirhuni, serta harapan untuk terus menjalin kemitraan yang lebih erat di masa depan.*
Liputan Eksklusif: Jurnalis MPNews, Wanhendy