KAB. BANDUNG | MPNews – Wakil ketua lll DPRD Kab. Bandung, Dr. M. Akhiri Hailuki, S.IP, M.Si menyoroti program pemerintah yang harus dimanfaatkan masyarakat, seperti program MBG, Koperasi Merah Putih, bantuan permodalan, bantuan pertanian, termasuk bantuan Beasiswa.
Hal tersebut disampaikannya kepada masyarakat Konstituennya melalui resesnya di masa sidang lll tahun anggaran 2025 di Dapil l, Jumat, (22/8/2025) di GOR Cebek, Desa Karamat Mulya, Kecamatan Soreang.
Hadir pada reses kali ini, Sekcam Soreang. Perwakila pemerintah Desa Sadu dan Karamat Mulya, masyarakat di Dapil l serta unsur lainnya sesuai undangan.
Disampaikan legislator Demokrat tersebut perihal bantuan permodalan, masyarakat diharapkan bisa bergabung untuk mengajukan bantuan. Sebab itu tujuannya untuk mendorong pengembangan usaha masyarakat sekaligus meningkatkan ekonominya.
Diungkapkan M. Akhiri, bahwa Dewan ingin melihat sejauh mana program tersebut, terutama dalam ke efektifan, bila kurang efektif maka akan di evaluasi.
“Pembangunan itu banyak, baik fisik non fisik. Namun semua itu harus memberikan manfaat kepada masyarakat.”, ungkapnya.
Mengenai keberlangsungan program pemerintah, Lebih lanjut Dirinya menjelaskan, Programnya pemerintah akan di rumuskan agar masyarakat terbantu. Masyarakat juga diharapkan bisa mengontrol aktifitas pejabat pemerintah dan Dewan .
Dirinya bersama anggota Dewan lainnya saat ini fokus membahas PAD . Agar badan perbaikan dan peningkatan, sehingga tidak selalu bergantung kepada pemprov Jabar.
” PAD tahun lalu Ro 1,6 miliar tidak tercapai, hanya tercapai Rp 1,3 miliar” , jelasnya
Terkait PBB, dituturkannya, Dewan dan Pemerintah sepakat tidak menaikan PBB, namun akan mengoptimalkan yang ada, seperti Digitalisasi dalam hal pelayanannya. Eksentifikasi yaitu dengan memperluas potensinya. Termasuk dalam mengawasi dan. Membenahi galian C agar ada masukan untuk PAD Kab. Bandung.
Sesusai menyampaikan paparanny, selanjutnya M. Akhiri Hailuki mempersilahkan Auden menyampaikan aspirasinya.
Aspirasi yang muncul pada reses kali ini diantaranya disampaikan Sidik, yang menyampaikan terkait kesempatan lapangan kerja di beberapa perusahaan yang dinilai sulit karena harus adanya administrasi dengan jumlah yang cukup tinggi.
Penerimaan siswa untuk masuk sekolah negri. melalui beberapa jalur yang dinilai sulit. Termasuk penanganan sampah sepanjang jalan terusan Sadu. Serta aspirasi dari RW 13 , Kp. Cipicung, mengenai keluhan tentang perbaikan Rutilahu agar lebih diperhatikan. Pembangunan jalan gang dan saluran air agar ada solusinya. **(DA)